Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-06 10:47:56【Resep Pembaca】054 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(59)
Sebelumnya: Dari Qatar ke Cinere, Brian pilih memasak MBG demi senyum anak
Selanjutnya: Klasemen Grup H: peluang Indonesia U
Artikel Terkait
- Stafsus: MBG
- Tersedak bisa berbahaya, ini cara pertolongan pertama yang tepat
- Mengenal bahaya Cesium
- Menperin: Struktur industri nasional makin solid dan kompetitif
- Pohon depan Mal Slipi Jaya tumbang akibat dihantam truk molen
- Apindo soroti sektor riil dalam negeri yang masih belum optimal
- 131 dapur MBG di Kepri layani 388 ribu penerima manfaat
- Riset: Mayoritas responden akui MBG ringankan beban keluarga RI
- SPPG Regional Kota Bengkulu: 68.950 siswa rasakan manfaat MBG
- Album Asia: Perjalanan manis buah durian dari Malaysia ke China
Resep Populer
Rekomendasi

Kemenekraf perkuat 28 provinsi miliki Dinas Ekonomi Kreatif

BPOM tekankan komitmen atasi isu Cs

Menperin: Struktur industri nasional makin solid dan kompetitif

UEA kirim 7.200 ton bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza

PBB terima laporan adanya kekerasan seksual di El Fasher, Sudan

Khasiat buah mentimun untuk diet, kulit, hingga fungsi ongak

Ribuan guru UNRWA siap didik lagi anak

PBB: Akses bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza dibuka lagi